Dan Kedutaan Turki pun menelpon (lagi)

22 Jun

Pagi, jam 9, ketika saya sedang menikung tajam di belokan ke arah Stovia, hand phone saya berbunyi. Terdengar suara wanita disana. Bahasa Indonesia.

“Aryati Dewi? Ini dari kedutaan Turki. Waktu itu anda pernah di telpon pak Kilic ya, tentang aplikasi beasiswa Summer Course? Anda di terima di Ankara. Bisa berangkat akhir bulan ini? Minggu ini ada brieffing”.
Gue sedikit kaget, senang, tapi rada pusing. Karena berangkat akhir bulan berarti minggu depan. Dan gue lagi di tengah2 project penting di Goethe Institut yang ngelibatin 9 negara. 
“Saya juga apply beasiswa S2, bu. Dan sudah pernah di telpon juga oleh pak Kilicarslan Topuz. Bagaimana?”
“Oh, itu pengumumannya masih lama, September. Tapi anda harus pilih salah satu. Kalau sudah dapat beasiswa satu tidak bisa ambil yang lain lagi karena kita memberi kesempatan untuk yang lain.”
Dorongan dalam hati gue bilang, ‘ngapain lu ambil beasiwa hanya untuk 2 bulan. yang lu butuhkan kan S2, dan aplikasi S2 lu cukup kuat. IP 3,29. CV gue cukup kuat. Rekomendasi dapet dari bos di Goethe Institut, dosen di kampus, dan professor dari Universitas Leipzig. Orang tua meridhoi. Bokap bersedia menanggung biaya ekstra yang nanti mungkin dibutuhkan. Ilmu yang lu pilih sangat related dengan pekerjaan lo di Goethe Institut Worldwide. Dan Turki saat ini termasuk issue penting dalam program2 lintas budaya di Goethe seluruh dunia. Go for it. Don’t change your track anymore.
its now or never, Dewi. Choose the best.’
Dan gue pun konfirm untuk melepaskan beasiswa Summer Course itu, memilih untuk menunggu beasiswa S2 diumumkan bulan september. Sampe Goethe gue langsung solat Dhuha.
Bismillah, Ya Allah. Mudah2an keputusan gue tepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: