Don’t Worry My Heart, You only reach the end of the road by keep walking!

3 Okt

Being touched, Mr X kemarin cerita bahwa dia bermimpi gue menelpon dia dan bilang “I’m in airport.” Lalu dia jemput gue, dan menurut dia gue sangat mungil (sepertinya dia sakit mata dalam mimpi itu. Gue jelas-jelas ndut! Hihi! Yah tapi compare to him yang 185 cm itu gue memang mini sih!). Gue mungil dan bermata besar, tapi penuh kesedihan (ini juga 50% dia glaukoma di mimpi itu. Mata gue kalo ga pake kacamata/lagi pake softlense kan aslinya kecil). Lalu gue merentangkan kedua tangan minta digendong (whoooaaa so sweeeet!) dan dia mendudukan gue di bahunya (EMANGNYA GUE MONYET?! PLIS DEH!)

Menurut dia gue menangis. Whoaaa…. jadi pilu. Karena memang, 3 hari lalu gue nangis di toilet dan berpikir “where are you Mr X?”

Waktu gue bilang begitu dia sedih juga. Tapi kita berdua kan sama-sama orang keren. Nangis cuma perlu 3-5 menit, setelah itu segera cari solusi🙂 Nah, untuk menghibur gue dia ngirimin gue mp3 sebuah lagu Turki yang beken di tahun 80-an dan liriknya berasal dari puisi seorang tahanan politik di tahun 1933 (buset dah!)

Lagunya kedengeran lucu-lucu gitu sih berhubung gue ga ngerti artinya. Tapi bahasa Turki emang unik:) Judulnya : 
Aldırma Gönül.



Don’t Worry My Heart Aldırma Gönül


Your head should not bow down forward 
Başın öne eğilmesin

Don’t worry my heart, don’t worry
Aldırma gönül aldırma

Your cries should not be heard by anyone
Ağladığın duyulmasın 

Don’t worry my heart, don’t worry
Aldırma gönül aldırma

The mad waves outside come and lick the walls
Dışarıda deli dalgalar gelip duvarları yalar

These sounds waste your time
Seni bu sesler oyalar

Don’t worry my heart, don’t worry
Aldırma gönül aldırma

The amount of bullets will eventually reach zero thrown away one by one
Kurşun ata ata biter 

You only reach the end of the road by keep walking
Yollar gide gide biter

The imprisoned gets spoiled while serving the sentence
Mapus yata yata biter 

Don’t worry my heart, don’t worry
Aldırma gönül aldırma

When your problems arise to the king
Dertlerin kalkınca şaha

Send a reproach to God
Bir sitem yolla Allah’a

You still have days to see
Görecek Günler var daha

Don’t worry my heart, don’t worry
Aldırma gönül aldırma



Heheee… militan banget yah liriknya! You only reach the end of the road by keep walking… dalam salah satu prinsip perang Tsun Zu, kalo benteng musuh ga nyerah2 juga ya tetep aja serang, jangan berhenti. Dan emang gue ga mau berhenti.

Oya, ada yang bikin gue terharu lagi. Waktu gempa di Padang kemarin, dia sms gue “Dewi! Gempa di Indonesia, kamu dimana?!”. Karena gue lagi tidur, dia sms lagi “Dewi jawab dong! Jangan bikin gue takut!”. 

Waktu ngobrol di msn kemarin, gue tanya “dari mana lu tau berita gempa?” jawabannya membuat gue takjub “dari nenek gue. Dia yang nanya kamu ada dimana”. Omaigad! Neneknya tau gueee?!

“Well, setelah elu, indonesia lagi jadi ‘hit’ di keluarga gue. Nyokap, nenek, paman, dan sepupu gue semua ngomongin itu.” katanya.

“Setelah GUE? maksudnya… gue juga diomongin di keluarga lu?”

“Yoi. Waktu kita pikir kamu mau ke Turki kan, kita udah siapin kamar di apartemen nenek gue deket sini.”

Gubrak. Terharu, malu, kaget juga. Oh SOO SWEEEET!😀😀😀

Hm.. mudah-mudahan sih jangan ada gempa lagi di Jakarta supaya dia segera berani ke mari.. huhu :p 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: