YEAAAA!!! KULIAH LAGIII!!!!

11 Jan

The latest news, sodara-sodara: Akhirnya gue S2 juga!!!

Yang penting buat gue bukan keluar negeri nya. Tapi, karena gue punya target dan jangka waktu yang gue kejar, gue harus S2 secepatnya dan langkah berikutnya akan di tempuh kemudian. Maka Bulan November lalu, ketika sedang di traktir (lagi-lagi di traktir!!!) di Pancake Parlour, Oakwood Residence complex, Lingkar Mega Kuningan, gue terlibat pembicaraan dalam dan serius dengan teman lama masa SMA yang saat itu menyewa gue untuk mendesign kartu udangan pernikahannya. Teman yang sebelumnya seorang pengacara ini sekarang beralih profesi menjadi officer bagian HRD. As I told you before, miracle comes dari mana aja. Dia lah orang pertama yang membantu saya memecahkan job analysis dan karakter gue ketika gue down, dan membantu memberikan support moril yang buat gue sangat berarti.
Ketika gue utarakan rencana-rencana kedepan dan target gue, dia terkesima. “Diway, gue baru mau ngejelasin elu tentang 7 Habit nya Steven Covey hasil training gue kemarin, tapi ternyata lu udah menjalaninya step-by-step! Congratz!!!”. Kini dia mengerti kenapa gue sibuk les bahasa sana sini. Inggris, Perancis, Italia, dan sekarang Jerman. Ternyata dia punya target jangka panjang yang sama dengan gua, dan merasa ketinggalan dalam persoalan penguasaan bahasa asing. “Bahasa Perancis penting, May, kalo lu mau mencapai goal itu,” jelas gue.
Diakhir pembicaraan, akhirnya kita sepakat bahwa gue harus segera S2, dimana pun itu. Maka, seperti udah dalam skenario, ketika gue browsing website Universitas Indonesia malam itu juga, dalam waktu 3 minggu kedepan akan diadakan SIMAK-UI, tes ujian masuk untuk program S1 dan S2 Reguler. Tanpa pikir panjang, gue isi pendaftaran online, gue bayarkan uang pendaftaran Rp.500.000 (huaaa mahaaaal!) lewat ATM, memperoleh kartu ujian dan segera mengeprint nya.
selama 2 minggu (karena 1 minggu nya kepotong kesibukan belajar bahasa dan jurnalistik) gue paksa diri gue untuk belajar MATEMATIKA DASAR, bidang studi keparat (astaghfirullah😀😀 ) yang gue hindari semasa SMA. Bahkan, gue dateng khusus ke rumah seorang temen les di CCF yang masih SMA, karena gue tau dia pinter, untuk diajarin persamaan kuadrat dan sebagainya.
Hari – H , berangkatlah gue pagi-pagi lewat tol ke gedung Fakultas Hukum di UI Depok. Dengan perasaan nothing to loose, disemangati teman-teman lewat SMS, dan sebatang pensil 2B plus sepotong setip. Disana ratusan peserta ujian sudah memenuhi lorong2 kampus, menunggu di depan ruangan masing2. Sebagian tampak sudah berusia kepala 4 keatas, sebagian lagi berusia akhir 20-an seperti saya. Ada yang sibuk latihan dengan buku TPA, ada yang asyik chit-chat seperti saya.
“Saya kesini digodain anak saya, lho!” kata ibu-ibu disebelah saya, “Cieee mami… ujian ni yeee! Aduh, ga tau nih otak saya masih encer apa nggak.. hihihi… udah lama ga sekolah!”.
Ujian Tes Potensi Akademik (TPA) nya memang jelimet dan bikin sebel. Bahasa Indonesia ga terlalu sulit. Tapi Matematika bikin euneug! Karena berlaku sistem minus-1 untuk jawaban yang salah, mungkin ada 50% soal yang nggak saya isi! Daripada maksain mikir tapi buang waktu dan salah, mendingan saya lanjut aja ke soal yang bisa gue kerjain. Soal2 Bahasa Inggris, alhamdulilah gue udah pernah belajar Academic Writing dan latihan TOEFL jadi ketika orang2 baru ngerjain 55% gue udah kelar 75%. Tapi soal2 psikologis, logika dan kemampuan Spasial……. bener-bener suprising!
Soal2 logika dan kemampuan spasial nggak hadir dengan pertanyaan2 berupa deret hitung atau gambar2 aneh ala buku2 TPA. Tetapi, hadir berupa teks dengan cerita abstrak yang menuntut otak kita untuk berpikir visual sambil memainkan logika. Misalnya: ada cerita bahwa suatu keluarga rata2 kawin dengan sepupu laki-laki ke dua yang kembar. Lalu blablabla…. ujung2 nya: Siapakah paman si A, dan apakah relasi antara si K dan si L ?
Gue pulang dari tes itu dengan perasaan hampa dan bete, plus laper. Peduli amat lah lulus apa nggak. Lalu gue melirik universitas Paramadina yang punya program studi yang sama. Mencoba melamar juga.
Ternyata, 4 Januari 2010………..gue masuk ke website UI, memasukan nomer ujian gue, dan…. VOILA:

Nama

ARYATI DEWI HADIN

Nomor Ujian

3063700784

Periode

2009/2

Selamat, Anda diterima di Universitas Indonesia

Program Studi

Ilmu Politik

Hubungan Internasional

Program Pendidikan

S2

Jalur Masuk

SIMAK

Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) Anda adalah 09066xxxx *).

Pagi-pagi dengan mata masih belekan, saya senyum2 sendiri di depan laptop….



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: