Kalau gue hidup di Perancis

19 Sep

Gue bilang “kalau”, karena saat ini gue masih nungguin surat penerimaan dari program bahasa Universite de La Rochelle. Artinya, bikin visa pun belum. Tapi, sedikit berandai-andai kalo gue beneran jadi berangkat ke sana, gue akan….Ah, it’s gonna be a tough life. Gue akan jadi survivor juga seperti beberapa anak Indonesia di sana, yang berjuang tanpa beasiswa.

Anyway, baru-baru ini kabar baik lagi dateng dari kakak gue. Dia akhirnya menemukan apartemen murah. Setelah nyaris ga berhasil menemukan apartemen pelajar yang murah di La Rochelle dan hampir menyewa kamar di sebuah rumah seharga 329 Euro sebulan (Mak! Mahal aje!) tanpa kamar mandi dan dapur, akhirnya kakak gue dihubungi lagi oleh proprietere (apa yah… pengelola) dari apartemen pelajar yang murah ini.

Di Perancis, tipe-tipe logement (tempat tinggal) ada beberapa macam. Ada apartement privee (apartemen pribadi), ada apartemen pelajar yang dikelola oleh CROUS – organisasi daerah yang mengelola urusan beasiswa dan tempat tinggal bagi para pelajar universitas, ada “room for rent” atau “salle a loue“.

Tipe apartemen yang dikelola oleh CROUS ini yang paling banyak diminati. Istimewanya apartemen CROUS ini adalah pelajar mendapat diskon 60-an % dari harganya. Tiap-tiap provinsi ternyata beda-beda harganya. Waktu masih di Nantes, kakak gue bayar nett 302 Euro untuk sebuah apartemen studio ukuran 3×5 meter alias 15m persegi setelah di diskon. Ah, tapi masih tetep mahal. Untuk waktu itu dia masih kerja di restoran. Lumayan juga gajinya. Sekarang, lagi cekak begini, kayanya nangis darah deh kalo untuk bayar sewa rumah seharga segitu. Alhamdulillah, di La Rochelle, kami berhasil ngedapetin apartemen tipe studio ukuran 3×6 meter atau 18m persegi seharga 173 Euro saja setelah diskon🙂

Apartemen tipe studio gini kalo di Jakarta segede dan seharga kos-kosan eksklusif😀 Bedanya, kos-kosan di Jakarta udah full mebel, TV, dan pake AC, kalo yang ini masih kosong kecuali satu tempat tidur kecil, kompor+sink+kulkas, dan satu drawer.

Tapi, apartemen di Eropa memang tergolong mahal. Eropa barat ya, maksudnya. Apartemen dengan tiga kamar di Ankara aja nggak semahal ini (jadi inget apartemen di Incesu yang cuma 450-an Lira sebulan alias 2,5an jeti!)

Sekarang gue lagi deg-degan nungguin surat penerimaan gue. Sambil mikir-mikir gue kudu cari tambahan lagi nih sebelum berangkat ke sana. Biaya hidup, setelah dihitung hitung, perlu maksimal 100 Euro untuk makan, 36 euro untuk langganan HP, dan 30 euro untuk transportasi per bulan. Kerja di restoran kira-kira 8-10 Euro per jam. Kalo tiap hari dapet kerjaan sejam, lumayan bisa nutup kebutuhan sebulan. Udah kebayang, soal makan pasti kita bakalan ngirit. Lumayan sih sekalan ngurusin badan.. hehe. Plus makan sehat karena banyak sayur. Oohh… perjuangaaan.. perjuangan. Heuheuhe..

 

 

9 Tanggapan to “Kalau gue hidup di Perancis”

  1. rahmabalcı September 21, 2012 pada 5:50 am #

    mungıl:))

    • aryatidewihadin September 21, 2012 pada 8:29 am #

      Iya, namanya juga tipe studio🙂 Repotnya nanti kalo lagi berantem sama kakak, nggak tau deh gimana🙂

  2. rahmabalcı September 21, 2012 pada 5:54 am #

    kl eropa sıh maklum:D lha ıstanbul eropa sıde aja udah lumayan mahal standar 600 liraan buat yg sederhana..kalo dı corum pastınya dpt sıtesi..hahha-ngarep.., ıtu harganya hampır sm kayak rumahpanda:D:D:D tapı msh gedean rumah panda ya..masıh bs jumpalitan.tp .dengan lokası masıh jauh dr ‘peradaban gaul’ ıstanbul** dan dıtemanı ee burung tıap pagı hahaha..

    • aryatidewihadin September 21, 2012 pada 8:29 am #

      Tapi tetep enak di Turki, lah. Apartemen ada kamar sendiri, ada ruang tamu, ada dapur, ada kamar mandi.. lha ini semuanya jadi satu😀

      • rahmabalcı September 21, 2012 pada 3:17 pm #

        kayak model kost-an jakarte punya:D

  3. Ailtje September 24, 2012 pada 6:40 am #

    waaaaaaah moga-moga cepet dikabar-kabarin ya!!

  4. Hana Zhafirah Mei 22, 2014 pada 12:32 pm #

    Wah senengnya mau ke La Rochelle ! Saya lagi nyari tempat tinggal juga di La Rochelle, tapi sama IFI disarankan untuk tempat tinggal, dipikirkan tahun depan saja (karena saya tahun depan pindahnya).. jadi yah, saya cari dari sekarang. Tapi yang saya dapat selalu dari website resmi seperti Les etudiants dan itu mahal bgt !! Masa 450€/bulan without listrik,gas, air. Itu kalau di strasbourg sudah dapat semua !! mungkin bisa bertukar email ? Saya sudah pusing mau kemana lagi nyari tempat tinggal😦 terima kasih

    • aryatidewihadin Mei 22, 2014 pada 2:49 pm #

      Les Etudines denger-denger memang mahal. Saya udah 1,5 tahun di sini. Dari mulai tinggal di residence universitaires (murah, tapi lumayan rame yang daftar) sampai sekarang pindah ke tengah kota. Kalau mau coba aja daftar ke CROUS, mumpung masih ada waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: