Kuliah di Perancis: Belajar Mandiri, Kerja Otak Dua Kali

23 Sep

Pertama, mengerti apa yang diucapkan dosen, karena itu bukan bahasa Ibu kita. Kedua, menyerap ilmunya. Secara DELF gue pas-pasan (56,5, sodara-sodara), masuk kuliah Geo-Ekonomi Asia sama dengan ujian DELF C-1. Banyak kata-kata dan istilah baru yang gak gue kenal. Untung HP gue ada recordernya. Jadi selain gue berusaha mencatat, gue rekam juga suara profesornya.

Satu hal yang gue catat, dan mungkin karena gue udah lama nggak kuliah jadi ngga tau, kuliah master memang menuntut mahasiswa untuk belajar secara mandiri. Di sini, dosen nggak memberikan hands-out. Kita disuruh cari sendiri buku-buku penunjang, dan profesor cuma menyampaikan intisari kuliah di kelas. Jadi, gue harus atur jadwal gue sehari-hari untuk kerja dipagi hari, kuliah, belajar di perpus dan istirahat serta bersenang-senang. Bon courage, Dewi ..

3 Tanggapan to “Kuliah di Perancis: Belajar Mandiri, Kerja Otak Dua Kali”

  1. zizadesita Februari 5, 2014 pada 7:14 pm #

    Semangat terus Mbak Dewi!
    Kagum saya ama keinginan menuntut ilmu njenengan

  2. zizadesita Februari 5, 2014 pada 7:16 pm #

    Semangat Mbak,sukak liat semangat njenengan menuntut ilmu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: