Magang di think-tank Turki

1 Mei

photo

Ternyata nggak semua orang tahu apa itu “think-tank”. Bahkan profesor gue yang di Perancis aja harus gue terjemahin dulu baru dia ngerti. Kayanya istilah think-tank ini lebih dikenal di Amerika. Dibilang lembaga riset, konteks nya sedikit berbeda. Anyway, think-tank adalah lembaga non profit dimana didalamnya banyak orang-orang melakukan analisa dan penelitian, plus policy brief terkait masalah sosial, khususnya politik. Think-tank mau nggak mau berkaitan dengan pemerintah, karena pemerintah perlu masukan dari ahli-ahli non-pemerintahan yang punya expertise di bidang-bidang strategis. Walopun demikian, think-tank bersifat independen. Artinya, dia berhak menjalin relasi dengan semua pihak, baik dalam dan luar negeri dalam konteks akademik.

USAK (Uluslararasi Stratejik Arastirmalar Kurumu) alias International Strategic Research Organization adalah think-tank terlama di Turki. Kajian mereka adalah seputar hubungan internasional. Jelasnya, liat aja websitenya lah ya.

Disitulah gue magang selama sebulan ini di Ankara, tepatnya di pusat riset Asia-Pasifik, karena jurusan kuliah gue berkaitan dengan Asia-Pasifik. Magang sebulan sebenernya nanggung alias nagih🙂 Tapi gue seneng, karena tugas gue cukup jelas. Pertama, gue harus membuat artikel opini tentang isu hubungan internasional, membuat berita, membantu pekerjaan administratif dan bikin press release acara. Persis banget seperti kerjaan gue di The Habibie Center dulu, kecuali nulis artikel, karena waktu itu posisi gue bukan researcher🙂

Hari pertama di USAK, gue disambut oleh Firat, asisten riset bidang Kajian Eropa yang juga editor publikasi. Doi yang nganterin gue keliling gedung dan memperkenalkan gue ke semua orang. Hari itu gue belon ngapa-ngapain, karena supervisor gue  belon dateng. Gue kenalan dengan salah satu anak magang juga, Alex, cowo Jerman yang tinggal dua hari lagi selesai magang. Sayang banget kita cuma ketemu sebentar, karena akan lebih seru kalo gue satu ruangan nggak sendiri. Ada juga Lukas, copy editor dari Amrik yang ruangannya di sebelah. Sayangnya, dia juga resign dua hari kemudian.

Besoknya gue baru ketemu supervisor gue, Prof. Colakoglu (namanya terdengar seperti ‘coklat’ dan ‘colek’, jadi mengingatkan gue pada selai coklat macam nutella atau choki-choki!). Doi juga vice-president nya USAK. Adeuh ini bos paling ramah yang pernah gue temui. Kalo masih muda pasti saya gebet, Pak. Ganteng soalnya. hehe.

Doi ngejelasin tugas gue selama magang, yaitu membuat analisis/opini dan mengerjakan tugas-tugas administratif, termasuk bikin press release, transkrip rekaman dan grafik publikasi. Sama banget dengan kerjaan gue dulu, kecuali nulis analisis. Nah, ini dia yang gue tunggu🙂 Belajar sesuatu yang baru!

Kantor USAK cukup gede, ada 5 lantai dan keren🙂 Lantai dasar berupa lobby yang dilengkapi dengan outlet publikasi mereka. Lantai 1 ruangan-ruangan ‘para dewa’, alias presiden USAK dan rekan2 nya. Lantai 2 dan 3 adalah research center berbagai bidang, dari mulai Asia Pasifik, Middle East, European Studies, Energy and Security studies, dll. USAK punya dua perpus, dan perpusnya oke banget. Dan mereka juga punya ruangan konferens. Satu ruangan konferensi yang mirip amphiteater mini di lantai basement, dan satu ruangan konferensi yang berbentuk meja bundar di lantai paling atas.

Alhamdulillah gue ga menghadapi persoalan apapun selama magang, karena pekerjaannya sama persis seperti kerjaan gue yang dulu. Orang-orangnya juga ramah-ramah, walaupun nggak se-open orang Amerika. Beda kultur,kali ya. Sopan-sopan banget.

Gue pengen banget nerusin studi di bidang HI dan security studies/strategic studies, tapi dimana dan gimana yaa? Secara studi gue di Perancis itu studi pragmatik dan nanggung banget. Entah lah, tapi liat aja nanti tahun ke dua pas gue harus nulis memoire.

Gue seneng bisa kenal dengan orang2 yang ahli dibidangnya. Mereka kaya harta karun gitu buat gue..hehehe *lebay*. Plus gue bisa dapetin bahan-bahan yang gue perluin untuk research gue tahun depan.

O iya, selama magang, gue ngikutin tiga kali acara diskusi yang harus gue bikin press-release nya. Pertama, acara diskusi dengan para NGO tentang pengungsi Syria. Itu rame banget deh. Yang kedua, kunjungan delegasi dari sekolah Kementrian Pertahanan Indonesia..hahaha yang ini berasa ketemu sodara sendiri!

Pas nyambut, jadi cengar-cengir gitu karena jadi salaman sama Atase Pertahanan Indonesia di Turki, staf nya, dan delegasi dari Kemenhan. Mereka surprised karena ada orang Indonesia yang lagi magang di USAK, tapi nggak lagi kuliah di Turki. Diskusi dan ngobrol-ngobrol berlangsung lancar, membahas tentang kebijakan luar negeri kedua belah pihak negara dari sudut pandang akademik. Berita dan foto-fotonya bisa dilihat di sini. Yang bikin press release nya gue loh.. ihihi *norak.

IMG_3736

 

Kunjungan selanjutnya datang dari sekolah kementrian pertahanan Islamabad, Pakistan. Itu delegasinya ada banyak banget, 17 orang-an. Nah pusing banget dah gua bikin press-releasenya, secara pas ngikutin diskusinya gue rada-rada nggak mudeng dengan bahasa Inggris si orang Pakistan yang lancar banget kaya kereta TGV tapi logatnya meledak meleduk cengkok India…. haaa!!! STRESS. Tapi akhirnya gue bikin aja press release yang pendek.. dan itu cukup. hahahaa. Di sini.

Selain itu gue juga harus bikin tulisan opini, semi analisa gitu, tentang Indonesia. Lumayan alhamdulillah, di muat di Jurnal Turkish Weekly. Gue nulis aja tentang Relasi Indonesia-Australia. Yuuk bisa di baca di mari.

Sumpah bro, ini pertamakalinya gue nulis analisa politik luar negeri begini…huhu… kepala mau pecah karena belon pernah bikin sebelumnya. Tapi suwer ini pengalaman berharga banget, gue belajar nulis sesuatu yang BUKAN BIDANG GUE sebelumnya, cuma berbekal insting menganalisa dan niru-niru apa yang udah dibikin orang lalu gue sesuaikan dengan konteks tema gue. Tapi ketika di apresiasi, oleh orang-orang yang bukan bangsa gue, I feel good ^_^

Nggak kerasa tinggal 2 hari lagi gue magang. Hiks, sedih. Mereka nawarin untuk extend, tapi gue ga bisa. Udah beli tiket pulang ke Perancis. Tiket TGV ke La Rochelle. Dan kerjaan nguli di Vieux Port udah menunggu, sebagai sumber pundi-pundi uang modal tinggal gue di La Rochelle. Tapi mereka OK aja katanya kalo gue mau magang lagi di sana tahun depan. Dan tahun depan gue bisa ajuin beasiswa Poitou Charente. Yah, semoga lah. Liat aja gimana Allah membawa nasib gue berikutnya🙂 …

Yang penting, TETAP SEMANGAAATTT!

Photo on 4-29-14 at 9.30 AM 2

IMG_3841

 

2 Tanggapan to “Magang di think-tank Turki”

  1. mei Mei 11, 2014 pada 9:26 am #

    wahhh…gw baru nemuin blog ini. keren abis! btw, gw boleh nanya2 gk mbak? lewat email? Thanks in advance. ;))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: